Iklan Jual Tanah

IKLAN

Dijual : Tanah prospek bagus di Bukittinggi Sumatera Barat.

Lokasi : di Sawah Dangka-Jorong Tiga Kampuang, Nagari Gaduik

(+/- 4 km dari pusat kota Bukittinggi)

Luas area : +/- 800M²
Harga : Rp. 300.000,- / meter


Informasi lebih lanjut silahkan hubungi Ibu Nelyar Wahab di :
HP : 0813 63 122062
Email : sinfoni.deodia[at]gmail[dot]com

Keterangan : Tanah sudah memiliki sertifikat

Vertikultur

Bertani di Lahan Sempit

Salah satu kendala saya dalam berkebun adalah lahan yang tersedia cuman seupil. Itupun hanya terdiri dari pasir, batu-batuan sisa pondasi rumah plus pelapukan kayu. Untuk mengatasi hal tersebut saya mencoba untuk bertanam dengan polibag dan pot seadanya. Namun tetap saja kurang, karena masih butuh lahan lagi untuk menjejerkan polibag dan pot tersebut.

Untuk mengatasinya, saya mencoba untuk menggunakan system vertikultur, yaitu tanam menanam dengan sistem vertikal. Bahan yang digunakan biasanya adalah bambu, talang air dan pipa paralon. Untuk menghemat biaya dan sekaligus karena baru mencoba untuk pertama kali, saya hanya memanfaatkan bambu yang ada. Caranya adalah dengan memotong bambu sekitar 1.7 meter (tingginya sesuai dengan kebutuhan), dengan asumsi 20 cm untuk ditanam ke dalam tanah agar bambu tersebut kokoh, dan sisanya untuk menanam sayuran.

Supaya bisa memasukkan media tanam, ruas-ruas bambu harus dilubangi dengan linggis atau kayu, kecuali pada ruas paling bawah, cukup dilubangi kecil-kecil dengan paku untuk porosan air. Lalu pada sisi bambu dibuat lubang yang besarnya juga sesuai kebutuhan dengan bor atau pahat. Karena tidak punya kedua bahan tersebut saya menggunakan gergaji, dengan ukuran lubang dan jaraknya yang juga tidak simetris (maklum masih newbie dengan pertukangan, hehe :D ). Read more »

Strawberry

Strawberry

Sudah lama juga tidak bergelut dengan tanaman, akhirnya saya mulai bertanam-tanam lagi. Dengan memanfaatkan sedikit lahan di belakang rumah yang kebetulan cuman ada pasir saja, dengan rajin saya mengisi polybag untuk ditanami sayur, cabe tomat, dan kebutuhan dapur lainnya. Selain untuk menyalurkan hobi, mudah-mudahan nanti bisa membantu kebutuhan dapur kecil-kecilan yang tentu saja lebih memuaskan diri sendiri dan keluarga karena dipetik dari kebun sendiri :D .

Namun yang paling saya gandrungi sekarang adalah menanam strawberry, karena belum pernah menanam tanaman ini sebelumnya. Nyoba-nyoba googling, kok tanamannya cantik banget, daun hijau berpadu dengan buahnya berwarna merah, aihh.. sedap sekali dipandang mata.

Setiap kali saya bertanya sama orang yang punya tanaman strawberry tentang apakah tanaman ini bisa dikembangbiakkan dengan biji, mereka selalu menjawab impossible. Namun setelah dicoba sendiri, menumbuhkan strawberry dari biji tidaklah terlalu sulit asalkan tahu tips nya. Pada awalnya strawberry saya selalu gagal sprout. Setelah diteliti, ternyata medianya kurang lembab.

Akhirnya semaian strawberry yang baru, saya siram 2 kali sehari dengan spray agar media tetap lembab. Dan alhamdulillah mulai menampakkan hasil. Dalam 1-2 minggu, kecambahnya mulai menampakkan diri, baik yang saya semai dengan media tanah + kompos + sekam bakar, maupun tanah + pakis + sedikit pasir + sekam bakar. Namun perkembangan yang paling cepat adalah dengan tanah + pakis + pasir + sekam bakar, karena sifatnya pakis dan sekam yang mudah mengikat air, menyebabkan strawberry bertahan hidup, hehe… :mrgreen:

Beberapa koleksi dari kebun yang masih sedikit :oops:

Ini yang baru sprout :D

Book Shopping

Salah satu kategori yang biasanya menjadi patokan saya dalam membeli buku adalah tingkat ketebalan buku tersebut. Makin tebal bukunya, dengan harga yang terjangkau atau pengennya sih lebih murah. Pas lebaran kemarin saya jalan-jalan ke Gramedia Padang, awalnya nyari buku Miracle of Andes, ternyata ga ada bukunya. Saya ganti ke Into Thin Air, The Last Dive tetap saja ga ada. Akhirnya dengan berat hati walaupun pengen, saya ganti ke The Naked Traveler 3 dengan harga (labelnya) 54.000,-.

Dan shopping pun berlanjut ketika saya lihat bukunya Pride and Prejudice. Karena udah nonton film nya, saya jadi minat ke Wuthering Heights dengan harga 59.000,- daaaaan ketebalan bukunya lebih dari 2 kali lipat TNT 3. Wah, kok rasanya kebalik yah? Buku impor lebih murah ketimbang buku lokal. Padahal menurut saya kan seharusnya buku impor lebih mahal karena butuh jasa terjemahan, dan juga pajaknya. Hal ini mengurungkan niat saya beli TNT 3, soalnya saya pikir, makin tebal bukunya, makin lama bacanya, makin dinikmati, heheheh… :D

Akhirnya saya memutuskan untuk beli WH aja, dengan perbedaan harga tipis, tebalnya dua kali lipat. Ujung-ujungnya sih tetap beli juga dua-dua nya, karena si Bro kasihan lihat mupeng nya saya, ditraktir buku deh, horeeeee! Xixixi…. jadi malu :oops:

Ebook 5cm

Ada lima sahabat yang telah menjalin persahabatan selama tujuh tahun. Mereka adalah Arial yang paling tampan, Riani sebagai satu-satunya wanita dalam kelompok itu, Zafran yang berlagak seperti seorang penyair, Ian yang paling subur badannya, dan Genta yang dianggap sebagai leader dalam kelompok itu. Mereka memiliki kegemaran yang aneh-aneh mulai dari mengunjungi kafe dari yang termahal dan yang termurah, sampai menonton layar tancap. Hingga suatu saat dikarenakan ada rasa bosan satu sama lain, mereka memutuskan untuk tidak saling bertemu dan berkomunikasi selama tiga bulan. Dimana saat itulah mereka menemukan hal-hal baru yang memperkaya hidup mereka sebelumnya. Pertemuan setelah tiga bulan yang penuh dengan rasa kangen akhirnya dirayakan dengan sebuah perjalanan. Dimana sebuah perjalanan ini penuh dengan keyakinan, cita-cita, mimpi, dan cinta. Perpisahan dan perjalanan yang mereka lewati ini ternyata telah membuat mereka menjadi manusia yang sesungguhnya, tidak hanya seonggok daging yang hanya bisa bicara, berjalan, dan punya nama.

Novel karangan Donny Dhirgantoro ini memberikan kepada para pembaca suatu ajakan untuk lebih mencintai tanah air yang kaya ini. Penggambaran tokoh-tokoh utama dalam cerita ini cukup spesifik membuat pembaca seolah-olah kenal dengan mereka. Walaupun konflik dalam cerita ini kurang, tetapi cerita ini merupakan cerita yang bagus karena ringan dan mudah dipahami. Didalam cerita ini banyak terdapat lirik-lirik lagu mancanegara sehingga jika tidak semua pembaca tahu bagaimana lagu dari lirik tersebut. Meskipun begitu, cerita ini diselingi dengan kata-kata dan kalimat yang dapat menunjukkan kepada para pembaca bagaimana makna hidup itu dan bagaimana kita menjalani hidup ini dengan sebaik-baiknya. Meskipun dalam novel ini tidak diterangkan apakah cerita didalamnya itu bersifat nyata secara keseluruhan atau hanya fiksi tetapi cerita ini telah mampu menghanyutkan pembacanya kedalam sebuah kisah yang bermanfaat bagi seorang manusia.

Sama halnya dengan novel-novel laris yang lainnya seperti Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi, mudah-mudahan cerita dari novel ini secepatnya dapat diangkat ke layar lebar.

Sumber : http://oxygenryan.blogspot.com

Ebook  : DISINI

Sebelas Patriot

Sebelas Patriot

Penulis tetralogi Laskar Pelangi, Andrea Hirata, meluncurkan novel baru berjudul Sebelas Patriot yang berisi kisah inspiratif tentang harapan terhadap sepak bola dan patriotisme.

“Dengan novel ini, pembaca akan melihat bagaimana anak-anak pulau yang ingin jadi pemain bola dan membela bangsa,” kata Andrea dalam peluncuran buku Sebelas Patriot di dermaga Laskar Pelangi, Belitung, Jumat (10/6/2011) malam.

Buku ini, lanjut dia, juga menggambarkan cinta seorang anak, seorang ayah, makna menjadi orang Indonesia, dan kegigihan untuk menggapai mimpi.

Ia mengakui menulis novel ini dalam waktu singkat seperti halnya keenam novelnya yang lain.

“Hanya tiga minggu karena saya hanya menggunakan waktu untuk menulis 10 persen dan 90 persen riset, tidak seperti halnya penulis yang lain lebih banyak untuk menulis,” katanya.

Andrea menegaskan, novelnya yang ketujuh ini tidak based on true story, tetapi hanya inspired by true story, yakni terinspirasi ayahnya pada zaman Belanda di Belitong yang menjadi seorang pemain sepak bola.

Ia mengatakan, keinginan ayahnya adalah bisa bergabung dengan PSSI ketika itu. Namun, hingga akhir hayatnya, keinginan itu tidak kesampaian.

Cita-cita ayahnya yang tidak kesampaian itu ingin dibayar oleh Andrea menjadi pemain sepak bola juga, dengan harapan bisa masuk timnas PSSI, meski akhirnya tidak kesampaian juga.

Bersama novel ini, Andrea juga meluncurkan tiga lagu yang lirik dan aransemennya dibuat sendiri yang berjudul “PSSI Aku Datang”, “Sebelas Patriot”, dan “Sorak Indonesia”.

Sumber : kompas.com

Ebook : DISINI