Friendster

ADA APA SIH DENGAN FRIENDSTER ……??!!!

Seorang teman pernah menyampaikan unek-unek nya pada semua orang melewati “about me dan my profile” di Friendster. Saat itu saya merasa tersindir habis dengan kata-katanya yang cenderung blak-blakan dan kontra pada Friendster, walaupun ia memiliki akun di Friendster tersebut. Kebetulan, saya memliki id YM teman tersebut dan saya langsung kontak dia keesokan harinya.

Sebelumnya saya terlebih dahulu membuka profile FS nya tersebut, dan hasilnya? Blank…. hanya ada foto antah berantah pada halaman depannya dengan isi profile yang sudah kembali seperti sedia kala alias blank.

Apa komentar saya pada nya? Sudah tentu sebuah pertanyaan “Hei, napa sih fs nya blank?” jawabnya “Males.. malah gw udah pengen sign out dari FS, namun temen-temen gw pada protes” Saya tersenyum “Gw juga protes pas ngebaca profile lo, wkakakakka”.

Akhirnya saya minta kembali log isi profile di FS nya yang intinya adalah bukan menjelek-jelekan Friendster, namun mengkritik pedas orang-orang yang tau nya hanya membuat FS, mengupload foto-foto cute mereka (cewek maupun cowok), mengisi layout dengan warna-warna yang uh silau man (bukannya apa-apa sih, CSS kalo dah ditumpuk jadinya bikin mata sakit….), dan yang mengupdate testimonial tiap hari yang bahkan datang nya dari temen sebelahan waktu ia membuka Friendster. Mengkritik orang-orang yang sebagian besar waktunya di internet hanya habis untuk membuka Friendster. Internet is worth more that opening a Friendster account… bikin email aja minta diajarin, blom kelar eh malah minta bikinin akun di FS. Dan ada juga sehabis internetan malah ngebahas isi testimonial yang baru mereka update…!! Ada apa sih dengan Friendster ???????????????

Katanya lagi, kesan dari FS adalah :

  1. Manipulasi kesan
  2. Testimonial yang terlalu jujur
  3. Show off karakter

Menurut pengalaman pribadi saya waktu pertama kali kerja di warnet…. saya pernah chatting dengan seorang kenalan di dunia maya (baru kenal sih), waktu itu lewat Mirc kalo ga salah. Sehabis ASL PLS , dia langsung tanyain FS saya. “Liat fs nya donk?”

Saat itu saya sudah punya acount FS (disuruh sama temen saya) akhirnya saya buat FS, tapi yah… hanya sekedar bikin FS, ga ada isinya apalagi foto…..

Saya jawab sama temen chat saya… “Gw ga punya FS” lalu apa komentar si dia??? “Cupu banget sih loe….. masa hari gini ga punya FS?” sontak saya kaget. Ada apa sih dengan FS??? Karena tidak mau di bilang cupu, akhirnya saya mulai mengupdate akun FS saya dengan berbagai macam foto dan profile….. cerita nya promosi tentang ‘siapa gw’ kali ya????

Makanya saat membaca profile temen kemaren tuh saya kaget… there so much more worth than update FS account everyday… itu intinya…

Memang sih bukan hal yang patut diingkari saat ini rata-rata orang yang duduk di depan internet (kebanyakan remaja dan anak sekolahan sampai mahasiswa) membuka FS nya. Itu terbukti dengan memperhatikan user-user yang main di warnet tempat saya bekerja setiap hari Dan jujur saja, saya sampai saat ini memang suka ngotak-ngatik FS. Tapi ada baiknya, kita gali ilmu yang lain dari internet, bukan hanya nguber-nguber FS, ya kan? “Internet is worth more that opening a frienster account” mending browsing nyari software-software baru, tutorial, atau nyari-nyari ebook (ketahuan penggemar ebook) heheheh………

Ngobrak-ngabrik Friendster sih ga ada yang larang, cuman harusnya ada realisasi nyata dari tindakan tersebut, kita bisa ngedit layout, bikin tampilan yang beda dengan mengutak-atik java script dan CSS misalnya, bikin sesuatu yang beda, dan mendapatkan teman-teman dari dunia nyata tentunya (nah… ini yang penting!). malahan ada temen saya yang nikah, dan jodohnya adalah salah satu teman FS nya. Dan banyak juga yang ketemuan ma temen lama mereka, entah itu temen TK, SD, SMP, SMA dan temen kuliahnya yang dah lama ga ketemu, eh malah ketemunya di FS. Keren ga sihh?

Buat yang nge fans berat sama FS, jangan ngamuk ya……. ini hanya pendapat pribadi saya setelah membaca comment seorang teman, yang kalo kamu-kamu semua ngebaca bisa jadi pro dan kontra atau dengan malu-malu berkata, “iya juga sih, tapi…… (ada kata-kata tapi untuk pembelaan diri dan itu wajar), heheheheh….. FS sih ga ada salahnya, selama kita bisa me manage waktu, uang dan tenaga dengan benar, why not. Asalkan jangan-jangan buka browser cuman buat buka FS doank, xixixixixi….. 😀

“Internet is worth more that opening a Friendster account” kalo kata Shayne Ward di salah satu judul lagunya sih “something worth living for” ga nyambung kali ya??? 😛

Maaf sebesar-besar nya pada orang-orang yang merasa dirugikan dengan komentar saya…… pokoknya “something worth living for deh….” jiakakkakakak….. PEACE 😀

6 thoughts on “Friendster

  1. Friendster..

    What a friendster use for..??
    iz it only for showing sum of ur pics..?? or itz coz of thr s a lot of people were askin ya bout it..??

    i thin tha blogs iz more nize then friendster..
    coz with tha blogs..ya can do sum interactions with tha people as directly..

    ‘n tha moz important thin iz..
    ya can do sum postin on it ‘n share what eva ya have to anyone else…not only sum of ur “nasty” pics..

    I Dont like Friendster Compeletely.. So Sorry for Friendster Maniacs.. [-(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s