Mengikuti Jejak Jiwa Petualang

Mengikuti Jejak Jiwa Petualang

(Spiritualitas dan Lingkungan JSN, 24)

Beberapa dari kita memerlukan sosok yang bisa dijadikan sebagai teladan. Kita ingin ikut berjuang bagi lingkungan- menjadi orang yang ‘care’ dengan lingkungan. Sudah banyak orang yang mendahului kita dalam hal ini. Kita ingin belajar dari mereka yang telah memberikan banyak kontribusi bagi lingkungan dan memberikan inspirasi bagi banyak orang untuk semakin memperhatikan hubungan selaras antara manusia dengan lingkungannya. Apa yang mereka buat? Visi apa yang mendorong mereka menjalani hidup mereka?

Di bawah ini beberapa tokoh yang spontan muncul dalam pikiran saya. Masih ada banyak lagi para pejuang lingkungan atau ‘heroes for the planet’ yang bisa anda jadikan sebagai teladan. Hidup mereka menarik untuk diangkat karena seringkali mengobarkan semangat dan memotivasi kita untuk berbuat hal yang serupa. Sesudah membaca sekilas riwayat hidup orang-orang di bawah ini, moga-moga kita semakin dimotivasi untuk mencari apa yang bisa kita berikan bagi lingkungan, bagi sesama, dan berkomitmen pada hal itu.

Buddha: Menghindari yang ekstrim, prasangka, serta memiliki kesederhanaan

Bernama asli Siddhartha Gautama. Ia kelak akan menjadi Sang Buddha yang secara harfiah berarti orang yang telah mencapai penerangan sempurna. Ia lahir sebagai seorang Pangeran pada tahun 632 BC. Oleh seorang pertapa ia diramalkan akan menjadi Buddha. Ayahnya, yang takut tidak ada yang akan mewarisi kerajaannya, membuat Siddharta jangan sampai melihat penderitaan (orang mati, orang sakit, orang tua, pertapa). Masa kecilnya dihabiskan di dalam istana yang serba nyaman dan mewah, hingga akhirnya ia melihat keempat peristiwa yang selama ini disembunyikan dari dirinya.

Ia menjadi murung dan kecewa. Umur 29 tahun ia meninggalkan istana, keluarga dan kemewahan untuk berguru mencari ilmu yang dapat membebaskan manusia dari sakit, mati dan dan usia tua. Ia lalu mengembara ke pelosok hutan dan berguru, menyiksa diri, tetapi tetap tidak menemukan apa yang ia cari. Kemudian, Ia bermeditasi di bawah pohon Bodhi. Ia berhasil bertahan terhadap godaan hingga Bintang Pagi muncul di langit timur. Pada umur 35 tahun, Ia mencapai pencerahan sempurna pada saat bulan purnama. Dalam ajarannya, ia menekankan cinta kasih kepada semua makhluk, khususnya kepada mereka yang paling menderita. Cinta kasih yang dimaksudnya seperti ‘hujan yang memberikan kesegaran bagi semua orang baik dan orang jahat’.

Ia mengajak para muridnya untuk memperhatikan bagaimana pikiran dapat membuat orang menjadi Sang Buddha, tetapi pikiran dapat pula menjadikan seseorang seperti binatang. Berhati-hati pula terhadap keinginan nafsu duniawi yang senantiasa mencari kesempatan untuk menipu umat manusia. Pada waktu ia pergi untuk bertapa dan mencari pencerahan, ia sudah berusaha untuk memegang beberapa prinsip: Berusaha menolong semua makhluk, menolak semua keinginan nafsu duniawi, mempelajari, menghayati dan mengamalkan Dharma, berusaha mencapai pencerahan sempurna. Buddha Gautama mengajarkan para muridnya untuk menghindari sikap ekstrim. Menghilangkan prasangka, serta memiliki kesederhanaan. Mereka yang bisa mengembangkan sikap tidak ekstrim, tanpa prasangka dan sederhana bisa mengembangkan intuisinya, mengetahui dan mengerti pikiran dan perasaan semua orang dan dapat melihat yang ada dan yang terjadi di dunia dalam sekejap. Hal ini bisa mengembangkan daya pikir global dan mendalam.

Lao Tse: Kesatuan dan Keselarasan dengan Alam

Lahir 604 BC. Seorang filsuf ajaran Tao. Bukunya Te- Tao Ching, menjadi Kitab Suci para Taois. Dari bukunya, kita mendapatkan banyak inspirasi mengenai relasi manusia dengan alam. Ia menekankan kesatuan dan keselarasan dengan semua yang ada di alam ini. Mengajak para muridnya untuk hidup dalam kepenuhan dengan bersatu dengan alam dan bersatu dengan diri sejatinya. Ia mengajarkan untuk hidup ‘mengalir seperti air’. Melakukan tindakan tanpa menyadari dan memaksa tidak mengikuti apa yang dikatakan orang lain atau masyarakat. Ikuti apa yang dikatakan hati secara spontan, daripada membiarkan diri diatur sepenuhnya oleh unsur luar. ‘Bertindak dengan tidak bertindak’. Sambil membuka diri terhadap bagaimana alam semesta bekerja. Bersatu dengan alam dianjurkan karena bisa membentuk pribadi kita menjadi positif.

Kejujuran, ketulusan, dan spontanitas merupakan beberapa contoh sifat yang bisa dipelajari dari alam, dan sebenarnya menjadi bagian kodrati dari manusia, yang karena pendidikan, dan pengaruh budaya menjadi rusak. Jadilah satu dengan Alam dan Tuhan. Tuhan bisa ditemukan di Alam. Melalui Alam kita bisa menemukan Tuhan. Lao Tse mengajak para muridnya untuk hidup dalam kesederhanaan dan hidup tanpa ambisi, kompetisi, dan ketergantungan kepada materi yang terindera. Hindari ketergantungan kepada keuntungan, dan egoisme serta individualiasme. Ia mengajak muridnya untuk membuka diri terhadap keindahan alam dan membiarkan alam mengajarkan dirinya mengenai hidup yang selaras dengan alam.

Yesus: Pemimpin Gerakan yang dekat dengan alam

Hari lahir Yesus Orang Nasaret dijadikan sebagai permulaan awal tahun masehi (0 masehi). Hidup sebagai anak tukang kayu. Semenjak lahir, Ia sudah harus bepergian jauh ke Mesir, menyingkir dari kejaran Raja Herodes yang hendak membunuhnya (Mat 2:13-15)

Mengawali hidupnya sebagai seorang pengkotbah, penyembuh, dan pemimpin sebuah gerakan keagamaan, Ia membiarkan dirinya dibaptis di Sungai Yordan oleh Yohanes, Nabi yang tinggal di gurun. (Mat 3:16)

Kemudian, Ia menyepi di padang gurun selama 40 hari 40 malam, dan berpuasa disana. (Mat 4:1-11).

Selama masa karyanya yang penuh dengan kesibukan, ia menyempatkan diri tinggal menyepi di tepi danau (Mat 4: 13); Berjalan menyusuri danau galilea (Mat 4:18); dan bahkan berkeliling di seluruh Galilea (Mat 4: 23) bersama murid-muridnya untuk menyebarluaskan ajarannya. Ajarannya menekankan soal cinta kasih kepada Allah dan sesama, lebih daripada materi dan kekayaan duniawi. (Mat 6:19)

Ia sering naik ke atas bukit (Mat 5: 1) atau berdiri di atas perahu di tepi danau (Mat 8: 23-27) untuk mengajar orang banyak. Begitu dekatnya ia dengan dunia pertanian dan alam, ia sering menggunakan perumpamaan- perumpamaan yang mengambil contoh dari hidup harian pertanian (gembala dan dombanya; kebun anggur, pohon dan rantingnya, burung dan bunga bakung di ladang).

Ia mengajak dan melatih para murid-muridnya untuk menjadi orang yang siap diutus kemanapun, untuk pergi menjelajah dan mewartakan ajarannya. (Mat 10: 5-15). Ia mengajarkan orang banyak untuk tidak tergantung kepada kenyamanan dan kemapanan. (Mat 8: 20)

Di saat-saat tertentu ia menghabiskan waktunya mengasingkan diri dengan perahu ke tengah danau, dan naik ke gunung yang tinggi. (Mat 14: 13-21- Mat 17: 1-13)

Marco Polo: Pedagang Penjelajah

Lahir 15 September 1254 dan meninggal 9 Januari 1324. Seorang pedagang Venesia, dan penjelajah dunia. Salah satu orang Barat pertama yang melalui Jalur Sutra ke Cina dan mengunjungi Genghis Khan dan cucunya Kublai Khan. Marco Polo menjadi duta bagi Kublai Khan dan pergi ke segala penjuru kekaisaran Mongolia. Ia banyak menuliskan catatan perjalanan dan menceritakannya kepada Kublai Khan. Ketika ada dalam penjara sebagai akibat perang saudara di Eropa, Ia mendiktekan cerita pengalamannya di Cina kepada teman penjaranya. Catatannya kelak akan dijadikan buku The Travels of Marco Polo. Buku ini kelak akan menjadi buku terpenting bagi para penjelajah sesudahnya. Misalnya saja Christopher Columbus yang berusaha pergi mencapai daerah-daerah yang dikunjungi Marco Polo. Perjalanan Marco Polo kelak akan mempengaruhi cartography di Eropa. Banyak peta dibuat berdasarkan peta-peta dan catatan perjalanan yang dibuat Marco Polo.

John Wesley Powell: Penjelajah Sungai

Dikenal sebagai Bapak Arung Jeram dunia. Lahir 24 Maret 1834, di New York. Meninggal 23 September 1902. Seorang tentara,insinyur militer, antropolog, etnologist, curator, lecturer, topographer, geologist, dan explorer bagian Barat Amerika. Terkenal karena membuat ekspedisi menyusuri Green River dan Colorado River sejauh 1500 km, termasuk melalui Grand Canyon pertama kali. Ia sangat tertarik dengan ilmu alam. Di masa mudanya ia melakukan banyak petualangan menyusuri sungai Mississipi, berjalan kaki 4 bulan lamanya melalui Wisconsin. Kemudian, ia menyusuri lagi sungai Ohio, sungai Illinois, sungai Des Moines. Terpilih menjadi anggota Illinois Natural History Society. Dalam ekspedisinya ia menghasilkan banyak foto, tulisan, dan peta perjalanan yang cukup akurat. Menulis buku The Exploration of the Colorado River and its Canyons. Ia memperjuangkan preservasi dan conservasi alam.

George Herbert Leigh Mallory: Because it is there

Lahir 18 Juni 1886. Pendaki berkebangsaan Inggris yang ikut ambil bagian dalam ekspedisi ke Puncak Everest pada awal tahun 1920. Mallory dan rekannya hilang pada pendakian ketiga bulan Juni 1924. Mereka terlihat tidak jauh dari puncak tertinggi. Tubuhnya ditemukan pada tahun 1999.

Ia terkenal selain sebagai pendaki hebat yang memiliki banyak fans, juga karena jawabannya, “because it is there.” Atas pertanyaan,“why do you want to climb Mt. Everest?”. Jawabannya menjadi terkenal dalam dunia pendakian gunung. Ia belajar panjat tebing sejak usia muda. 1921 sudah bergabung dengan tim ekspedisi ke Puncak Everest, sambil terus mencari nafkah melalui menulis dan mengajar. Ia pernah mendaki Pillar Rock tanpa bantuan, sebuah jalur yang kemudian dikenal sebagai Mallory’s Route, salah satu jalur panjat tebing yang tersulit. Terlibat dalam pendakian Everest pertama kali dan usaha untuk memetakan daerah Everest serta membuka jalur-jalur yang kelak akan menjadi jalur umum pendakian Everest saat ini.

Kematiannya diratapi oleh seluruh Inggris dan mereka berdua bersama Irvine dianggap sebagai pahlawan nasional. Sampai sekarang, walau belum terbukti, banyak orang percaya bahwa Mallory telah sampai di Puncak everest. “Have we vanquished an enemy?” His answer: “None but ourselves.”

Edmund Hillary: The Ascent of Everest

Lahir 20 Juli 1919 dan meninggal 11 Januari 2008. Seorang beekeeper yang sangat tertarik dengan pendakian gunung. Mulai dari gunung-gunung di New Zealand, Alpen, dan akhirnya di Himalaya, dimana ia mendaki sebelas puncak berbeda di atas 20.000 ft. Ketika banyak ekspedisi menuju Puncak Himalaya menemui kegagalan, akhirnya pada tahun 1952, ketika anggota lain terpaksa turun karena lelah di ketinggian, Hillary dan Tenzing Norgay, seorang sherpa asli Nepal berhasil mencapai Puncak Tertinggi dunia (29.028 ft), pada pukul 11.30 pagi tanggal 29 Mei. Ia menjadi terkenal dan diangkat sebagai Ksatria oleh Ratu Elizabeth II. Sesudahnya ia melanjutkan penjelajahan di Antartika, dan semakin memberi perhatian kepada kesejahteraan masyarakat Nepal. Ia mendirikan klinik-klinik kesehatan, rumah sakit dan 17 sekolah. Ketika Nepal menjadi ramai dengan turis dan para pendaki, kelestarian lingkungan dan hutan semakin terancam. Edmund Hillary menjadi prihatin dan membujuk Pemerintah Nepal untuk menjadikan Everest sebagai Taman Nasional.

Ia menerbitkan buku-bukunya: The Ascent of Everest, Nothing Venture, Nothing Win pada tahun 1975. Kemudian, From The Ocean to the Sky, hasil perjalanannya menyusuri sungai Gangga dari muara hingga ke sumbernya di Himalaya. Walau kehilangan istri dan anak perempuannya dalam kecelakaan pesawat, ia tetap terlibat dalam isu lingkungan dan kerja bagi kesejahteraan masyarakat Nepal.

Soe Hok Gie: Kritis Bersemangat Bebas

Aktifis demonstran, pemikir, penulis yang meninggal di Puncak Gunung Semeru (3676 mdpl) 16 Desember 1969. Ia meninggal pada umur 27 tahun kurang sehari. Ia adalah sosok yang independen, kritis, dan bersemangat bebas. Ia mencintai gunung, dan mencurahkan banyak waktunya untuk menyepi dan mendaki gunung. Sebagai mahasiswa, ia aktif menulis dan mengkritik pemerintahan orde lama. Ketika lulus, ia sempat terlibat dalam politik, namun kemudian memilih untuk tetap independen dan menyalurkan diri kepada hobi-hobinya mendaki gunung dan pergi ke alam. Di alam lah ia merasakan diri sebagai sosok yang bebas, dan independen. Ia menginspirasi banyak orang muda untuk selalu idealis, kritis, dan bersemangat bebas. Buku hariannya kelak akan dijadikan buku dengan judul Catatan Seorang Demonstran. Skripsi Sarjana Muda nya juga diterbitkan menjadi Di Bawah Lentera Merah. Sebelumnya Skripsi S1 Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan.

Christopher McCandless: A Spiritual Journey

Lahir 12 Februari 1968 di California dan meninggal 18 Agustus 1992 di Alaska. Penjelajah yang begitu mendambakan hidup dalam keheningan, pergi menuju Alaska yang masih liar dengan perlengkapan minim, dan lima bulan kemudian mati akibat hal yang masih controversial hingga saat ini: keracunan atau kelaparan.

McCandless memiliki kemauan yang luar biasa kuat, idealis dan memiliki mental serta fisik yang kuat. Pernah menjadi kapten cross -country team. Memperlakukan lari sebagai latihan rohani/spiritual ,“running against the forces of darkness.all the evil in the world, all the hatred.” Kesuksesan, materi, jabatan dan penghormatan tidak mendapatkan tempat dalam hatinya. Ia sangat dipengaruhi oleh tulisan-tulisan Jack London, Leo Tolstoy dan Henry David Thoreau, dan bermimpi untuk meninggalkan masyarakat dan sistem untuk hidup dalam keheningan kontemplatif.

Menjelajahi Arizona, California, dan South Dakota, sambil bekerja dan bangga hidup dalam kondisi serba berkekurangan, menghindari kenyamanan dan relasi dengan masyarakat. Ia menyusuri sungai Colorado dengan canoe hingga teluk Meksiko. Ia sangat mendambakan pergi ke Alaska dan hidup tenang jauh dari peradaban. Kelak, di Stampede Trail, Alaska itulah ia meninggal terperangkap tidak bisa kembali karena sungai yang deras, dan kemudian mati kelaparan/keracunan . Ia meninggalkan journal spiritualnya yang totalnya mencakup 189 hari. Salah satu tulisan yang ditinggalkannya adalah: I Have Had A Happy Life And Thank The Lord. Goodbye And May God Bless All.”

Reinhold Messner: The Greatest Climber of All Time

Lahir 17 September 1944. Pendaki gunung dan penjelajah dari Italy. Dikenal sebagai pendaki terbesar sepanjang masa. Ia tercatat sebagai pendaki solo ke Puncak Everest tanpa oksigen dan pendaki pertama yang mendaki 14 puncak tertinggi di atas 8000 meter mdpl. Sudah mulai mendaki gunung sejak usia 5 tahun. Umur 20 an sudah termasuk diantara para pendaki hebat di Eropa. Pendukung gaya pendakian alpine style di Himalaya (perlengkapan minimal dan bantuan luar yang minimal juga). Ia juga tercatat untuk rekor pendakian cepat di Eiger North Wall dan juga Everest. Ia melakukan hal mustahil yang akan mengubah pandangan dunia pendakian, yakni dengan mendaki solo dan tanpa oksigen. Selain pendakian, ia juga menjelajahi antartica dengan ski.

Ia menulis banyak buku mengenai pengalamannya. The Dark Glow of the Mountains merupakan film yang bercerita tentang dirinya. Ia terlibat dalam bisnis berkaitan dengan keahliannya dalam pendakian gunung. 1999-2004 ia masuk menjadi anggota Parlemen Eropa dari Green Party Italia. 2004 ia menjelajah Gurun Gobi sejauh 2000 km. Saat ini ia fokus mengurus Messner Mountain Museum yang ia dirikan.

The fourteen 8,000+ peaks

1970: Nanga Parbat (8125 m) 1972: Manaslu (8156 m) 1975: Gasherbrum I (Hidden Peak) (8068 m) 1977: Dhaulagiri (8167 m) 1978: Mount Everest (8848 m) (First ascent without supplementary oxygen), Nanga Parbat (8125 m) (First solo ascent of an 8000er) 1979: K2 (8611 m) 1980: Mount Everest (8848 m) (First person to ascend alone and without supplementary oxygen – during the monsoon) 1981: Shisha Pangma (8012 m) 1982: Kanchenjunga (8598 m), Gasherbrum II (8035 m), Broad Peak (8048 m), Cho Oyu (8201 m – summit attempt during winter failed) 1983: Cho Oyu (8201 m) 1984: Gasherbrum I (8068 m) and Gasherbrum II (8035 m) at one time without returning to basecamp 1985: Annapurna (8091 m), Dhaulagiri (8167 m) 1986: Makalu (8485 m), Lhotse (8516 m)

Simon Jackson: The Power of One

Pendiri Spirit Bear Youth Coalition. Salah satu gerakan lingkungan remaja terbesar di dunia dan yang pertama terlibat dalam isu beruang langka di Amerika Utara (Spirit Bear). Ia percaya dengan kekuatan kesatuan (The Power of One). Pertama kali berusaha berjuang untuk lingkungan ketika ia berumur 13 tahun; dan kemudian pada umur 18 tahun ia berperan serta dalam membuat kesepakatan berkaitan dengan hutan dengan perusahaan penebangan kayu. Kesepakatan itu berakibat pada perlindungan hutan bagi spirit bear dan juga hutan-hutan lindung yang lain; dan karenanya menjadi perlindungan hutan terbesar dalam sejarah Amerika Utara. Hingga sekarang, Jackson tetap menjadi Koordinator Sukarelawan dan Pembicara bagi The Spirit Bear Youth Coalition.

Albert Arnold Gore Jr.: Penjelajah yang berbicara mengenai Perubahan Iklim

Lahir 31 Maret 1948 di Washington D.C. Politikus Amerika Serikat. Pernah menjabat Wakil Presiden ke-45, pada masa Bill Clinton. Pernah mencalonkan diri menjadi presiden Amerika Serikat, namun akhirnya kalah dari George W. Bush. Gore menjadi terkenal karena gencar berbicara mengenai masalah perubahan iklim. Pada 2006 Ia membuat film dokumenter An Inconvenient Truth mengenai pemanasan global yang meraih penghargaan Academy Award. Ia juga dianugerahi Nobel Perdamaian bersama dengan Intergovernmental Panel on Climate Change” untuk usaha mereka dalam membangun dan menyebarluaskan pengetahuan mengenai perubahan iklim yang disebabkan manusia serta dalam merintis langkah-langkah yang diperlukan untuk melawan perubahan tersebut.

Erin Brokovich: Pejuang bagi mereka yang tidak bisa bersuara

Lahir 22 Juni 1960. Terkenal sebagai environmentalist semenjak mengangkat kasus dan menang terhadap Perusahaan Gas dan Listrik Pasifik (PG & E) yang bernilai 28 milyar dolar, pada tahun 1993. PG & E terbukti bersalah dan harus mengganti rugi sebesar 333 juta dollar terhadap masyarakat karena menutupi kebocoran pipa gas, yang berakibat pada tercemarnya air minum karena Chromium VI yang beracun. Dalam hidupnya, ia terkenal sebagai orang biasa yang berusaha mencari tahu akan hal-hal yang mengganggu hidupnya, berusaha mengatasinya walau ada hambatan dan ancaman. Kini, ia memfokuskan hidupnya untuk membantu orang, memberikan konsultasi untuk memberdayakan orang, dan membantu orang-orang dalam kesulitan untuk bertahan dan membuat perbedaan dalam hidup mereka.

Sumber : Kira, di posting di milis pangrango@yahoogroups.com

3 thoughts on “Mengikuti Jejak Jiwa Petualang

  1. wow..thanks tulisan i ini di masukan ke website anda…tetapi bukankah lebih baik, jika sumber, atau nama penulis (nama saya) dituliskan juga….hanya usul….

    juga tulisan-tulisan saya yang lain…

    met kenal sebelumnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s