Edelweis

Apa itu Edelweis Anaphalis Javanica

Pernah sekali naik Marapi bareng temen, trus turun ke taman edelweis. Tiba-tiba salah seorang temen nyeletuk, “Ini bunga edelweis, kalo diberikan oleh seseorang kepada orang yang dicintai nya setulus hati, katanya bakalan bikin cinta mereka abadi”. Beneran ga sih? Itu komentar saya waktu itu sambil bengong.

Setelah nyari-nyari di mas google, memang benar kalau edelweis adalah bunga abadi. Dari faktor ketahanan bunga nya yang sampe berbulan-bulan bahkan hitungan tahun, malah kalu dirawat dengan baik akan lebih bagus lagi. Entah magnet apa yang membuat saya setiap kali sampe di puncak, selalu ingin memetik si cantik itu. Walaupun banyak larangan untuk mengambilnya sampai-sampai ada razia di pos bawah untuk periksa pembawan edelweis, tetap saja banyak orang yang bela-belain selametin tuh bunga sampe di kediaman yang paling aman yaitu rumah. Beberapa di bagi-bagi ke teman-teman, pacarnya dan orang-orang yang minta. Tetapi tetap saja, dengan mengambil sendiri edelweis di batangnya merupakan kesenangan tersendiri daripada mendapatkan edelweis hanya dengan dikasih orang. Mungkin lebih ke pengalaman nya kali ya?

Edelweis Anaphalis Javanica (bahasa keren menurut mas google) adalah tumbuhan gunung yang terkenal, tumbuhan ini dapat mencapai ketinggian 8 m dan memiliki batang sebesar kaki manusia, tetapi tumbuhan yang cantik ini sekarang sangat langka. Edelweis merupakan tumbuhan pelopor bagi tanah vulkanik muda di hutan pegunungan dan mampu mempertahankan kelangsungan hidupnya di atas tanah yang tandus, karena mampu membentuk mikoriza dengan jamur tanah tertentu yang secara efektif memperluas kawasan yang dijangkau oleh akar-akarnya dan meningkatkan efisiensi dalam mencari zat hara. Bunga-bunganya sangat disukai oleh serangga, lebih dari 300 jenis serangga seperti kutu, tirip, kupu-kupu, lalat, tabuhan dan lebah terlihat mengunjunginya.

Jika tumbuhan ini cabang-cabangnya dibiarkan tumbuh cukup kokoh, edelweis dapat menjadi tempat bersarang bagi burung tiung batu licik Myophonus glaucinus. Bagian-bagian edelweis sering dipetik dan dibawa turun dari gunung untuk alasan-alasan estetis dan spiritual, atau sekedar kenang-kenangan oleh para pendaki. Dalam batas tertentu dan sepanjang hanya potongan-potongan kecil yang dipetik, tekanan ini dapat dihadapi. Sayangnya keserakahan serta harapan-harapan yang salah telah mengorbankan banyak populasi, terutama populasi yang terletak di jalan-jalan setapak.

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa edelweis dapat diperbanyak dengan mudah melalui pemotongan cabang-cabangnya. Oleh karena itu potongan-potongan itu mungkin dapat dijual kepada pengunjung untuk mengurangi tekanan terhadap populasi liar.

Dan karena itu lah pernah teman saya bilang, ga apa-apa kali kalo kita ngambilnya di pangkas semua yang udah mekar, toh juga dia makin banyak cabang nya kalo pangkas, kalo dibiarkan saja bakalan mati. Ide nya boleh juga…. Tapi kebanyakan bagi pecinta alam, mengambil edelweis adalah sebuah larangan dan kerap menjadi sumpah bagi mereka. Benar atau tidak, kembali pada diri kita masing-masing. Seberapa maukah dan seberapa pedulikah kita pada tanaman langka ini? Semuanya tergantung anda.

4 thoughts on “Edelweis

  1. yep.. setuju..😀

    jgn cm ngaku² sbg pencinta alam klo elo² nya ternyata jg serakah terhadap alam, palagi klo mpe ngerusak ekosistem..
    ga banget gitu loch..😛

    You’d better think of it..😉

  2. kmarin kuliat edelwise di kantor pos, tapi dah kering gitu..
    asli edelwise kering, apa edelwise boongan ya itu..
    ====================================
    Fie :

    edelweiss kalo udah lama emang kering kok phiy, cuman dia bunga yang ga bisa mati. kalo bunga-bunga yang lain kalo udah lama kan busuk tuh, nah kalo dia ga bakalan busuk2. wanginya tetep ada. mau edelnya phiy? Dirumah ku ada, ihihihih😀

  3. If you are a real estate professional, be really careful in dealing with KoRes Corp. in Weston Florida. Tulio Rodriguez & Monica Cataluna-Shand are shysters and look for anyway to steal ones customers. They attempt to steal your client by requesting their contact information and later contact them behind your back to get them to deal with them directly.

  4. Wih, ternyata bisa diperbanyak ya. Boleh minta penjelasan rinci gimana cara memperbanyaknya gak?
    ===
    Fie :

    setau saya, kalo rantingnya edel dipatahin, nanti akan ada tumbuh tunas2 baru, jadinya makin rimbun donk😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s