Untuk Direnungkan

Untuk Direnungkan Sejenak

Salah seorang teman pernah bertanya pada saya. “Tahu kah kamu pertanyaan apa yang paling penting untuk diajukan kepada pasangan kamu?” Saya heran dan menggeleng perlahan. Kemudian ia kembali bertanya, “Pernahkah pasangan kamu menyatakan bahwa ia mencintaimu?” Saja menjawab “tentu saja”. “Dan pernah kah kamu bertanya padanya, apakah ia akan tetap mencintaimu esok hari?”

Esok hari dalam hal ini bukan dalam artian harfiah. Jika pasangan anda memang benar-benar mencintai anda, pernahkah anda bertanya, bagaimana jika suatu hari, dan pasti akan terjadi ketika anda yang sekarang akan berubah dikemudian hari. Kita tentu saja tidak akan pernah selalu muda karena umur akan selalu bertambah. Untuk orang-orang yang sudah serius untuk melanjutkan suatu hubungan, ini adalah sebuah pertanyaan penting. Apakah orang yang mencintai kita akan terus mencintai kita seterusnya, setelah sampai kita tua dimakan usia?

Namun sayang sekali, ini bukanlah sebuah pertanyaan yang perlu dipikirkan bagi orang-orang yang belum serius, ataupun hanya sekedar cinta monyet yang terjadi pada ABG zaman sekarang. Ini adalah masalah hati dan kehidupan di masa depan. Hanya untuk direnungkan…

3 thoughts on “Untuk Direnungkan

  1. cinta bukan tanggungjawab satu belah pihak, fie.
    fie dan dia, berdua, bertanggung jawab untuk menjaga cinta itu tetap utuh.

    waduh… kok jadi serius gini..
    ngaciiirrr…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s