Tentang Ibu

Tentang Ibu

ibu

Buat ku, ibu adalah seseorang yang mempunyai cinta kasih yang murni untuk anaknya. Bangganya ibu menceritakan masa-masa kecilku. Bagaimana gaya rambutku sewaktu kecil, umur berapa aku mulai bisa berjalan dan belajar memanggilnya “Ibu”. Ibu juga yang menceritakan detik-detik saat kelahiranku. Tak bisa di pungkiri, ibu mungkin kangen akan masa-masa kecil aku dalam pangkuannya. Saat aku masih menjadi anak kecil penurut yang nggak nakal dan suka masuk hutan seperti sekarang, sering membuat ibu cemas.

Ibuku, saat-saat kecilku, saat aku masih belum berani menghadapi musuh-musuhku, yakninya anak-anak nakal yang suka mengejek dan menjitak kepalaku, atau merebut mainanku. Dan sampai sekarang pun, ketika aku sakit, beliau yang sering panik mengajak pergi berobat, walaupun aku tak suka obat-obatan itu sendiri. Aku lebih suka bermalas-malasan di kamar, dan nggak mau pergi berobat. Saat aku sakit, beliau yang selalu memasakkan makananku, disaat tak selera makan, beliau yang belikan aku apa yang aku pengen asalkan perutku tetap berisi. Ibu yang juga menangis ketika aku menangis menahan sakit.

Ibu yang tak bisa secara romantis menunjukkan kasih sayangnya padaku, seperti ibu-ibu yang lain sering memeluk anaknya dan mencium kening putra putrinya. Walaupun kurasa ibu malu melakukannya karena aku udah gede, namun aku yakin kasih sayang nya tak terhingga dan tak terbatas.

Ibu saya pernah berkata, “Saat kamu memiliki anak, barulah kamu mengerti seluruh maksud dari yang Ibu lakukan untuk kamu dan adik kamu.” Ibu yang sering mengalah saat aku membandel pengen bergabung dengan lutung-lutung rimba yang lain. Yang hanya tersenyum sambil menggerutu kecil saat aku pulang dari tempat menyalurkan hoby yang sangat menggerogoti semangatku.

Ibuku tak pernah memukulku dengan kasar. Mungkin karena aku lumayan penurut dan tidak terlalu membandel seperti adikku. Aku yang terkadang malas menuruti perintahnya saat beliau sakit. Saat aku malah lebih lama pulang kerja atau pulang sekolah dulu, karena malas kudu masak dulu karena ibu terbaring sakit.

Waktu kecil ibu mengajarkanku untuk tidak cengeng dan jadi anak penangis. Ibu mengajarkan untuk tidak menjadi anak pengadu kalau aku diganggu oleh anak tetangga. Dan sampai sekarang pun, aku telah terbiasa menjadi anak yang suka memendam emosi, namun ketika emosi itu memuncak, aku tak bisa mengontrolnya lagi. Ibu mengajarkanku untuk tidak mengeluh dalam menjalani hidup yang pas-pasan. Ibu juga yang mengajarkan aku untuk menabung sendiri sebelum membeli gitar impianku, walaupun sampai sekarang aku tetap tidak bisa memainkan gitar yang kusangka mudah, namun mungkin karena aku tidak memiliki minat sama sekali dalam bermain musik, hanya berminat mendengarkan saja. Ibuku adalah seorang pejuang sejati.

Ibu yang kulihat wajah sedihnya saat kakek mengantar aku menginjak bangku pertama sekolah ku, sedangkan beliau terbaring sakit. Ibu yang mengajari aku membaca atau menjadi pengaju pertanyaan saat aku mau mengikuti ujian. Ibu yang selalu bangga, saat selalu ku persembahkan juara I dari masa SD sampai SMP, dan semangat beliau pun luntur ketika masa SMA semangat belajarku luntur terbawa arus. Saat aku sering bolos sekolah, namun aku yakin ibu akan sangat kecewa jika mengetahuinya.

Ibuku, adalah beliau yang tidak suka memperlihatkan emosinya. Yang tidak pernah menyimpan dendam dan selalu tersenyum dan tertawa walaupun sedang gundah. Ibu yang selalu suka bermain dengan “kurcaci kecil” nya yaitu anak-anak tetangga yang masih kecil-kecil.

Ibu yang selalu memberi semangat dan memberi nasehat kalo aku berantem sama si Bro. Ibu yang tak pernah mengekang dan membiarkan aku tumbuh menjadi dewasa dengan jalanku sendiri.

Betapa besar kasih sayangmu, Ibu. Namun sampai saat ini, aku hanya bisa memberikan banyak kekecewaan mengisi relung batinmu yang lelah. Semoga hari ini, esok dan nanti, aku bisa memberikan sesuatu yang sangat berharga untukmu.

Selamat Hari Ibu

4 thoughts on “Tentang Ibu

  1. ya sih..tp ga bisa lama² lantaran segera di recover lagi ma putri nya😀

    so.. to be continue lagi deh obrolannya😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s