Trilogy Dave Pelzer

Trilogy Child Abuse oleh Dave Pelzer

Minggu kemaren jalan-jalan ke Gramedia Padang buat nyariin buku nya Dave Pelzer “A Child Called ‘It’”. Trilogy tentang kisah hidupnya yang inspiratif by Dave Pelzer ini bercerita tentang penyiksaan anak di Amerika yang dialaminya sendiri. Baru mau nyari buku I nya, sedangkan buku kedua nya “The Lost Boy” udah di baca duluan, ehehhe…

Butuh waktu seminggu buat baca diantara kesibukan. Namun tadi malam itu buku tuntas 100 halaman dalam 2 jam. Wew, kisahnya yang menarik dan mengundang air mata tidak mudah untuk diletakkan begitu saja menunggu hari esok untuk membacanya.

a-child-called-it

A Child Called It bercerita tentang penyiksaan yang dialami Dave Pelzer oleh ibu kandung nya sendiri dalam rentang usinya 4-12 tahun. Dalam buku itu dikisahkan bagaimana ia di siksa oleh ibu kandungnya sendiri. Duh, kok tega ya? Ibu kandung nya menyiksanya gitu? Dia disuruh untuk membersihkan rumah, peralatan makan dan sebagainya tanpa di beri makan sampai mencapai waktu 10 hari. Hikss…!!!. Kalo kita-kita 10 hari ga makan cuman nenggak minum air aja sanggup ga? Dia juga bercerita bagaimana perjuangannya bertahan hidup dengan mengais-ngais sampah untuk mendapatkan makanan, dan setelah diketahui oleh ibunya, nyaris tak ada harapan untuk makan sama sekali dan bahkan dipaksa untuk memakan kotoran dari popok adiknya dan memakan kembali muntahan dari perutnya sendiri. Hii… ngeri. Dia juga bercerita tentang bagaimana dia terpaksa mencuri makanan di sekolah dan di toko untuk mendapatkan bahan penyambung hidup. Dipaksa meminum cairan amonia hingga batuk darah dan lidahnya melepuh, di kurung dalam kamar mandi yang telah di gas kan dengan campuran amonia dan bahan pembersih. Dia juga ditusuk perutnya dan dibiarkan sampai infeksi. Duh, kok sampe gila gitu sih ibunya? Padahal awalnya mereka adalah keluarga bahagia. Sedangkan ayahnya hanya diam tak bergeming tanpa bisa berbuat apa-apa melihat Dave disiksa oleh ibunya sendiri, malahan takut dan memilih untuk meninggalkan keluarga itu. Ufhhh, ga nyangka kalo ini memang kisah nyata yang ditulis dan membuat pembaca sedemikian pedih. Sebuah buku survival yang dialami seorang anak kecil yang inspiratif dan memberikan motivasi yang besar dalam “tetap bertahan hidup”. 😦
the-lost-boy

Lain lagi di buku kedua nya “The Lost Boy” yang menceritakan kisahnya di rentang umur 12 sampai 18 tahun. Dave menceritakan dia lepas dari ibunya dan menjalani putusan pengadilan untuk berpisah dan hidup di keluarga asuh, tanpa sedikitpun lepas dari bayang-bayang ibunya yang terus mengamati setiap tingkahnya. Sedikit saja kesalahan yang dilakukan Dave dalam asuhan keluarga asuh, bisa menjadi bumerang bagi Dave supaya ia bisa ditarik kembali oleh ibu kandungnya. Disini ia menceritakan hari-harinya yang kelam dalam dunia keluarga asuh yang selalu berpindah-pindah serta trauma tentang ibu yang selalu mengikuti.

Nah, satu hal yang menjadi pertanyaan buat trilogi ini adalah, kenapa Dave bisa mengalami siksaan begitu pedih dari ibu kandungnya, tanpa di paparkan sebab-sebabnya. Yang jelas, hanya dia yang menjalani siksaan tersebut, sedangkan saudara-saudaranya yang lain tidak. Dan yang menjadi pertanyaan dalam buku kedua adalah, apakah rahasia yang telah di bongkar oleh Dave yang menjadikan dia bulan-bulanan kemarahan Ibunya. Apakah kesalahan yang telah dia lakukan? Saya berharap dengan meloncat lagi membaca buku I, bisa menjawab pertanyaan ini. Namun sama sekali tidak, saya tidak mengetahui sama sekali “rahasia” yang mengubah hidup Dave menjadi tragis. Apakah itu? Atau apakah karena saya kurang jeli membaca? I don’t think so…

a-man-named-dave

Mungkin dengan membaca lanjutan kisahnya setelah Dave remaja sampai dewasa dalam bukunya “A Man Named Dave” saya bisa menemukan jawaban pertanyaan di atas.

So, dari kisah ini kita dapat mengambil kesimpulan. Dalam separah-parah apapun cobaan hidup, jangan pernah mencoba untuk mengakhirinya, namun tetap lah berjuang untuk survive. Peacee 🙂

5 thoughts on “Trilogy Dave Pelzer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s