Backpacker dan Flashpacker

Backpacker VS Flashpacker

Flashpacker? Apalagi sih tuh? Pertama kali dengernya di milis kedengeran aneh. Temennya backpacker? Istilah baru ya? Ato apa saya yang baru tau? Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara Flashpacker yang saya kutip dari milisnya flashpacker Indonesia.

Flashpacker adalah kelompok moderat berada di tengah-tengah-tengah polar, backpacker & turis.

Sama dengan Backpacker, Flashpacker juga berprinsip untuk selalu jalan-jalan sendiri tanpa harus terikat kepada jadwal yang terlalu kaku seperti ketika mengikuti tour serta selalu berusaha mengeksplorasi suatu destinasi dengan sebaik mungkin. Bedanya, kalau Backpacker selalu berusaha jalan-jalan dengan menekan biaya sampai sehemat mungkin, maka Flashpacker lebih moderat dan fleksibel dalam hal pengontrolan anggaran karena lebih berorientasi kepada tujuan dan pengalaman yang hendak diraih.

Analoginya, kalau memang niatnya hendak mengambil foto sunrise di Bromo, sekalipun saat itu semua penginapan sudah penuh dan hanya tersisa kamar di hotel berbintang yang mahal, maka biasanya kaum Flashpacker tidak akan terlalu mempersoalkannya walaupun berarti harus mengeluarkan dana ekstra.

Kalau Backpacker sejati biasanya bersikap sangat fleksibel dalam hal waktu, maka Flashpacker tidak begitu fleksibel dalam hal waktu karena biasanya memiliki waktu perjalanan yang terbatas, sehingga rela mengeluarkan dana ekstra untuk mempersingkat waktu bila diperlukan.

Demikian juga, kalau Backpacker sejati biasanya tidak terlalu mempersoalkan kenyamanan, maka Flashpacker cenderung mencoba mencari kenyamanan atau kemudahan lebih selama ada pilihan. Walaupun bukan berarti Flashpacker sama sekali tidak tahan terhadap kondisi ketidaknyamanan, tetapi biasanya Flashpacker tidak sefleksibel Backpacker dalam hal menolerir ketidaknyamanan.

Bagi Flashpacker, everything is about choice, semuanya adalah pilihan. Tinggal di hostel, losmen atau hotel berbintang, pergi dengan pesawat, kereta api, bus, mobil dsb, semuanya bisa diterima selama memang diperlukan untuk mencapai tujuan perjalanan atau pengalaman yang hendak dicari.

Sebaliknya, bagi Backpacker sejati, anggaran sering dipandang sangat penting dan acapkali menjadi pertimbangan nomor 1 dalam membuat keputusan apapun dalam perjalanan. Untuk itu, segala biaya yang akan terjadi, baik dari transportasi, akomodasi ataupun makanan harus ditekan sampai sehemat mungkin.

Bagi Flashpacker, waktu itu memang terbatas tapi masih bisa diatur, dana mungkin tidak berlebih tetapi masih bisa diusahakan, tetapi tujuan perjalanan dan pengalaman yang hendak dicari tidak bisa ditawar-tawar.

Sebaliknya, bagi Backpacker sejati, waktu gampang diatur, tujuan dan pengalaman perjalanan tidak perlu harus kaku, tetapi anggaran wajib ditekan seminim mungkin.

So, termasuk golongan manakah Anda?

Sumber : Milis flashpacker Indonesia dan http://flashpackerindonesia.wordpress.com/

4 thoughts on “Backpacker dan Flashpacker

  1. apa aja deh, pengennya going abroad…kpan ya….hiks..hiks…

    ============================================
    fie :

    wah, salut.. dah punya planning buat abroad neh. mau donk bareng? kapan ya? ehehehhe….😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s