Let’s Narsis

Ajang Narsis se Dunia

narsis

Terkadang sering banget kita dengar percakapan di lingkungan remaja sekitar, “Ihh, narsis banget sih loe, moto-moto sendiri?”. Jawabnya : “Lha iya donk, ntar mau gw upload”. Wew… Waktu naik Marapi Oktober 2007 juga kek gitu, bawa camdig 2 buah plus handycam. Alasannya? Biar bisa dapat foto yang banyak buat di upload. Ahahhaha…

Seperti kita ketahui, ada banyak situs jejaring sosial yang menjadi ajang untuk narsis se dunia. Mulai dari Friendster, Facebook, Myspace, Hi5, Tagged, dan juga menular ke dunia blog. Buat saya sendiripun, narsis merupakan hal pokok yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan kamera. Jika jalan-jalan ke kota lain, pantang buat ga bawa kamera dan berpose yang tak penting. Di bilang bergaya dengan malu, tapi dengan PD-nya mengarahkan kamera ke wajah sendiri, dibilang pede juga malah malu-maluin.😳

Dulu si Bro pernah bilang untuk menghilangkan identitas asli di dunia maya. Jadilah blog saya yang dulunya full face di page about me diganti dengan foto menyamping sambil menatap kawah. Tapiiii, buat yang masih penasaran dengan wajah saya, silahkan teliti pada postingan-postingan sebelumnya dimana saya bergaya bak foto model kehilangan kamera. (Halahhhhh!!!). Mau yang lebih keren? Friendster Search mode ON, LOL.😆

Apa itu Narsis

Istilah narsis identik sekali dengan foto. Berpose dalam berbagai gaya adalah sesuatu yang menyenangkan untuk kalangan narsisme. Terlebih lagi dengan berbagai kemudahan teknologi zaman sekarang ini seperti adanya HP dan kamera digital yang bisa sesuka hati kita mendelete gambar-gambar yang ga bagus, lalu meneruskan aksi narsis dengan harapan gambar yang lebih baik sambil menampilkan berbagai ekspresi ke arah kamera. Mulai dari senyum, sambil monyong, sambil angkat jari telunjuk dan jari tengah (iconnya si peace), pasang tampang imut, BT dan berbagai gaya lainnya. Narsis, menurut saya pribadi penting banget untuk mendongkrak percaya diri. Tapi kalo udah overdosis? Wah, kaco..

Menurut oom google, kata Narsis berasal dari cerita Yunani, tentang seorang pemuda bernama Narcissus. Dia sangat ganteng dan suka memuji dirinya sendiri, menolak cinta banyak gadis (dan janda?), tidak mudah tunduk pada rayuan beracun para wanita. Sampai suatu saat dia menolak cinta Echo, yang menyebabkan Echo patah hati, dan Narcissus dikutuk sehingga jatuh cinta pada bayangannya sendiri di air kolam.

Nah loooo, jangan sampe deh ya kita tergila-gila dengan diri sendiri. Menurut saya arti narsis adalah percaya diri yang terlalu berlebihan, suka memuji diri sendiri, egosentris dan bisa berujung pada penyakit kejiwaan, seperti kemana-mana bawa fotografer khusus untuk memotret dirinya kemana pergi bak artis dikelilingi paparazzi. Hikss, parah juga neh. Kalo udah kek gini, ujung-ujungnya berurusan sama psikolog. Waacckssss… ????😯

Narsis, Perlu Ga Sih?

Ohh, perlu banget donk… Buat orang yang suka jalan-jalan seperti saya, ajang narsis lebih sering digunakan untuk kenangan dengan suatu tempat, juga sebagai ajang pembuktian kalo saya memang pernah ada disitu. Mau tau buktinya? Lihat aja fotonya, bukan rekayasa photoshop lho ya?? Terkadang ada juga sosok-sosok yang meragukan kalo kita memang pernah pergi ke suatu tempat yang menurut mereka itu ga mungkin kita lakukan. Nah, kalo udah disodorin fotonya, mereka mau apa lagi? Jadi intinya lebih ke fungsi untuk mengabadikan moment-moment yang telah dilewati dan sebagai bukti forensik yang lebih akurat. Ehehehe….😳

Namun, buat yang suka dengan fotografi, narsis bisa diarahkan lebih ke viewnya. Alih-alih bukan narsis dengan memotret diri sendiri, malah berkutat di depan pantai menunggu moment sunset terindah untuk diabadikan ke dalam situs-situs fotografi dan untuk kesenangan sendiri. Bahkan ada juga fotografer yang sampe berhari-hari menunggu moment yang tepat untuk memotret serangga yang hinggap diatas daun (Halahhh, kurang kerjaan banget ya?). Menurut kita mungkin begitu, namun tiap orang memiliki hobby dan ketertarikannya sendiri yang ntar kalo kita ikut campur di dalamnya malah berabe.😎

Akibat Narsis

Mau tau akibat narsis? Lihat saja dengan Friendster yang jadi ajang utama narsis di Asia, khususnya Indonesia dipenuhi dengan foto-foto berbagai pose. Mulai dari pose imut sampe pose sadis yang tampangnya kek orang marah mulu. Mulai dari foto-foto alim sampe dengan foto-foto vulgar yang ga penting. Walahhh…😥

Narsis dapat juga dijadikan untuk menambah teman dan kenalan sebanyak-banyaknya. Menurut beberapa orang hasil survey, makin banyak foto di FS, makin imut, makin lucu, ntar makin banyak orang yang add kita sebagai friendsnya mereka. Itung-itung nambah list friend lah. Malah teman saya pernah bilang, kali aja dengan majang foto-foto keren di FS, ntar dapat pacar. Alamakkkk….. Ampun denai mandee… 🙄

So, pentingkah narsis buat Anda? Saran saya, narsis itu penting banget, asal jangan sampe menjadi penyakit ajah. Let’s fun…😉

12 thoughts on “Let’s Narsis

  1. gw malah paling gak bisa ma yg namanya kamera… hadoh..😀
    lam knal
    ===========================================
    Fie :

    Lam kenal juga Ageleng…:)

  2. hi salam kenal.
    mau tanya dong, gimana caranya masang banner blogging competition di kiri side bar? kode html-nya dipasang dimana ya?
    thx
    =========================
    Fie :

    Buka aja di http://bugiakso.com/lomba/banner/, ada berbagai macam banner disana dan anda tinggal copy aja ke weidget >> text di wordpress. salam🙂

  3. Hmmm..
    Bingung ma istilahnya,Hon..apa masih ada hubungan sodara ma RASIS dan SOSIS ga?😀
    lets hunt tha moment of nature.. Coming soon..😉
    ==============================
    Fie :

    Ready for the hunt, brotha? Yukk……😀

  4. Narsis…????Apaan sich Narsis..??Duenk…

    (Gimana sich Pasti Bocahbancar ga baca postingan di atas yaw) capek dech…@#$#@!!%#$%$###$@(Mode Ngantuk On)
    ==============================
    Fie :

    Ngantuk ya, Joe?

  5. Huah, dah ga umur lagi inih narsis di FS

    *berasa ninik-ninik*

    uhuk..uhuk..
    *ngunyah sirih*
    ========================
    Fie :

    Hehe, peaceee😀. Bagi donk sirihnya, rasanya kek gimana ya Nek? Smile Mode ON😀

  6. Every expedition is a victory as long as you made it back alive.. ====> tah narsis adalah sebuah ekspedisi..
    Nanti juga ketemu sendiri, mana yang elok dan mana pengalaman tak baiknya
    Ada narsis yg buat xpresi jiwa, ada yg overdosis emang, ada yg buat terapi, dan aneka macam lagi
    Para aktor n aktris bisa hidup dgn bayaran puluhan jut pere episod cinetron–dgn teknik akting yg bahkan kadang sama sekali ga ada skillnya–ini cuman modal terpentingnya: be narcis dan pintar “bersandiwara”
    Bahkan ngeliat tayangan entersaintmen bikin orang tambah bego: yang mana fiksi, yg mana fakta
    Banyak faktor, bermacam alasan utk be narsis, tapi porosnya: harato, wanito, dan berkuaso, percayalah seumur dunia bakal di seputar2 itu juga
    Tapi bise juge kemasukan: seorang yg telat 10 tahun menjalani indahnya masa2 remaja hahahaha
    halowww fietha gena, ikutan donx ekspedisi pan pessel-nya ^_^
    ==============================================
    Fie :

    Narsis emang dibutuhkan dalam beberapa kasus,😀. Mau ikut? Boleh ajah …..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s