I Hate Smokers

Perokok, Jorok, Budeg dan Ga Peduli

Mohon maaf buat para smokers yang mungkin sebel liat judul tulisan saya. Tapi berdasarkan fakta dan kenyataan di lapangan (ciehh) selama ini menunjukkan bahwa sebagian besar perokok itu jorok. Kenapa begitu? Contohnya saja di warnet, buat anda yang OP warnet pasti cape bersihin abu rokok yang bertebaran di meja-meja. Masih mending kalo perokok itu sendiri cukup sopan dengan mempergunakan asbak yang telah disediakan. Namun, kenyataan yang saya hadapi adalah, walaupun sudah disediakan asbak dan ditulis di wallpaper komputer masing-masing untuk mengambil asbak setiap kali mau merokok, tetap saja saya menemukan puntung dan abu rokok bertebaran di lantai, disudut box kompi, bahkan ada yang dituing-tuing di atas meja monitor. Ihh…

Sering juga ketika naik angkot, meski di pintu angkot nya sudah ditulis “DILARANG MEROKOK DALAM ANGKUTAN UMUM INI” tapi tetep aja ada yang bandel dan cuek menghembuskan asap rokoknya kemana-mana. Walaupun kota ini sudah bersih dari iklan rokok dan giat kampanye anti rokok, namun semua itu kembali pada pribadi masing-masing yang ngerokok. Pernah satu kali saya naik angkot, ada anak muda yang merokok lalu ada ibu-ibu gendong anak ikutan duduk disebelah pemuda tersebut. Si ibu meminta pemuda tersebut mematikan rokoknya karena anaknya menderita asma. Ehh si pemuda tersebut tetap cuek merokok sampai-sampai si ibu teriak dan nyuruh si pemuda keluar dari angkot dengan catatan tempat duduknya dibayarin sama si ibu. Dalam kasus ini, disebutlah perokok dengan istilah budeg dan ga peduli.

Rokok memang membuat kecanduan, setidaknya itulah penuturan smokers yang sering saya dengar. Ketika udah kecanduan merokok, kok susah sekali yah berhentinya? Malahan ada teman yang bilang, tanpa merokok itu hidup ga enak banget. Kalo disuruh milih neh, milih rokok ato beli nasi, mungkin lebih milih beli rokok deh kalo misalnya stok disaku lagi kosong. Aduhh…😯

Berada di lingkungan para perokok, bahkan lebih berbahaya daripada orang yang merokok itu sendiri. Pada kenyataannya, perokok pasif lebih rentan terkena efeknya daripada perokok aktif (maka aktif lah merokok, humor bullshit). Saya sebagai wanita juga sebel banget, apalagi salah satu akibat dari perokok pasif itu adalah penuaan dini. Duh, siapa juga yang mau kulitnya terlihat selalu kusam karena sering terkena asap rokok.😡

So, buat anda yang merokok, tolong donk mengerti dan perhatikan lingkungan sekitar. Lihat-lihat dulu kalo mau menghembuskan asap rokok, ntar ada yang sebel ato engga, ada yang asma atau engga. Ini malah orang disampingnya udah batuk-batuk terkena asap rokok, ehh dia nya malah cuek-cuek aka kek bebek. Mending mah kek bebek doank, ini malah telinga dibudeg-budeg in. Pakailah istilah Anda Sopan, Kamipun Segan biar anda lebih dihargai oleh orang lain. Ahh cape… kapan si negeri ini bebas dari asap rokok? *mimpi ngalor ngidul*

2 thoughts on “I Hate Smokers

  1. Waduuuh aku sangat suka sama tulisan ini. Setuju, perokok itu buta, tuli, bego, goblok, gak berperasaan!
    ===
    Fie :

    Hahah, sama-sama smoker is forbidden yah😀

  2. hahahaha……………..SETUJU……AKU SEBAGAI OP WARNET SEBEL MA PEROKOK,SEAKAN2 MEREKA GAK PERNAH SEKOLAH….OTOMATIS GAK BISA BACA……!!!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s