Kapan Nikah?

Kapan Nikah?

Tanpa disadari, ini adalah pertanyaan yang sangat sangat mengganggu buat saya. Mungkin umur emang udah cukup untuk menikah. Lagi pas-pas banget lho, 25 tahun untuk menikah. Teman sekampung saya saja, dengan umur sama bahkan udah punya 2 anak. Nah lho? Jadi ketika ditanya sama orang-orang dan keluarga soal kapan menikah, kok terasa berat banget jawabannya ya. Ada sedihnya, ada mumetnya, bahkan ada jengkelnya sampai mau ditabok aja pala itu orang. Bahkan ada juga teman yang sekarang sering bertanya hal yang sama pada saya, padahal dia sendiri belum menikah, belum punya pasangan pula. Saya cuman bilang, “Hey, look at yourself!” Kasar ya? Indeed.

Bagi sebagian orang mungkin menikah itu adalah perkara gampang. Namun saya tidak mau setelah menikah nanti, langsung kocar-kacir, baik itu karena ketidaksiapan mental, terlalu buru-buru, ketidaksiapan finansial apalagi. Ada juga yang bilang bahwa menikah itu memperlancar rezeki. Namun, ketika pribadi kita belum siap untuk menjalankan sunnah rasul ini, how? Who are you to judge?

Walaupun saya sudah punya pasangan (pacar ya istilah kerennya), namun masih ada hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum menikah. Bagi sebagian orang mungkin ini soal gampang, yang penting makan 3 kali sehari udah, nikah. Ughh… Walaupun saya akui, pada dasarnya setiap wanita itu memikirkan materi (sekadarnya saja), tapi itulah point yang sangat essensial. Wanita yang tidak lagi bekerja setelah menikah, udah pasti awalnya merasa sedikit gamang hanya mengandalkan keuangan dari suami.

Ada beberapa alasan yang memungkinkan seseorang menunda pernikahan, yaitu jodoh (yang paling penting), kesiapan fisik dan emosi (lahir batin), masalah restu orang tua, dan juga masalah finansial. Dan kalaupun nanti sudah menikah, pasti ditanyain lagi kapan punya anak? Kapan nambah adik buat si kecil? Ini berupa pertanyaan yang tidak akan ada habis-habisnya. Dan bagi kebanyakan orang di kampung saya masih berpikiran kuno, menikah di atas usia 25 tahun itu udah telat banget katanya. Padahal banyak lho wanita yang udah matang secara fisik dan finansial tapi belum menikah. Alasannya? I’m not ready yet to get married, I enjoy it being single, so what’s the problem with you? Hahaha…

So, buat yang udah menikah atau udah punya pasangan, coba deh hati-hati bertanya perkara klise (katanya) ini sama teman-teman atau keluarga terdekat, karena bisa jadi pertanyaan kamu tersebut mengiris hati mereka. Apalagi untuk wanita, soal “kapan nikah” adalah pertanyaan yang sangat sensitif buat mereka. So, make it simple aja, ketika seseorang sudah siap lahir maupun batin, maka dia pasti akan menikah……

2 thoughts on “Kapan Nikah?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s