Tips Menyemai Cabe dengan Rockwool

Cabe Hidroponik

Cabe Hidroponik

Menanam cabe ituuuuu, gampang-gampang susah. Apalagi soal hama yang menghampiri, aduhh bikin geleng-geleng kepala. Tapi, tetap saja saya tidak kapok mau menyemai lagi, walaupun sebelum-sebelumnya sudah bilang tobat dengan yang namanya cabe karena tingkat keberhasilannya di tangan saya hanya 30:70 saja.

Sebenarnya nyemai cabe tidak susah kok, asalkan seednya fresh, seminggu juga sudah keluar ekornya. Akan tetapi khusus untuk cabe super pedas, biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama (saya pernah nyemai bhut jolokia tumbuhnya sebulan!). Semakin pedas jenis cabe, semakin susah perawatannya. Begitu juga sebaliknya, biasanya jenis-jenis cabe hias atau ornamental tidak membutuhkan perawatan yang begitu ekstra, hehehe😀

Nah, cara menyemai yang saya pakai terakhir ini cukup memuaskan.

  1. Pertama-tama, rendam biji cabe dengan irisan bawang merah untuk mempercepat proses germinasi. Karena saya memiliki seed yang fresh, saya tidak perlu merendam (kehabisan plastik ziplock😛 )
  2. Sembari merendam, siapkan label bibit cabe dengan cara diketik – print – gunting – laminating.Label
  3. Benamkan biji cabe ke dalam rockwool yang telah dibasahi sebelumnya. Tips meletakkan benih di dalam rockwool sendiri ada dua macam, ada yang di geletakkan saja di atas rockwool, ada yang nanamnya berdiri sealur dengan rockwool (aduh apa ya istilahnya, moga mengerti ya temans). Sampai saat ini, seed yang dibenamkan sambil berdiri, germinasinya jauh lebih baik daripada yang hanya ditaroh saja, karena dapat mengurangi tingkat kegagalan benih akibat terjebak oleh cangkangnya.
  4. Letakkan semaian di dalam tupperware, lalu tutup kotaknya.Semai Tutup Kotak
  5. Taruh di atas UPS, CPU, atau apa aja yang hangat). Cara ini manjur lho, jangan khawatir rockwool akan kekeringan karena air yang menguap karena panas yang dihasilkan oleh UPS akan mengembun lagi jatuh ke rockwool.
  6. Cek keadaan bibit 2-3 hari kemudian
  7. Jika sudah ada yang muncul kecambah, segera pindahkan dari luar kotak dan letakkan di tempat yang terkena cahaya (jangan kena matahari langsung ya, nanti hangus) untuk mencegah bibit etiolasi (kurus, tinggi dan langsing).Kecambah
  8. Siap Pindah

    Siap Pindah

    Setelah muncul daun sejati 2-3 helai, pindahkan bibit ke polibag kecil untuk pembesaran. Jika bibit telah berdaun 6-7 helai, pindahkan bibit ke polibag besar

  9. Siap untuk dibesarkan😀

    Siap Dibesarkan

    Siap Dibesarkan

 

Nah, gampang kan untuk menyemai cabe? Kalau soal memelihara cabe sampai berbuah, itu perkara lain, hihihi… Ditunggu ya update perkembangan cabenya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s